HENRY SIDGWICK’S RECONCILIATION IN ETHICS

  • Agustinus Ryadi
Keywords: Intuitionism, utilitarianism, conscience, prudence, benevolence, good, William Whewell, John Stuart Mill

Abstract

Dalam bidang etika, dua pemikiran yang bertentangan satu sama lain selama lebih dari seratus tahun (abad XXVII – XVIII), yaitu antara Intuisionisme dan Utilitarianisme. Henry Sidgwicklah (1838-1900) yang telah berhasil mendamaikan pertikaian dua sekolah pemikiran tersebut. Utilitarianisme mengoreksi dan menambah dimensi penting pada etika yang menekankan kemampuan manusia, yaitu aspek conscience, kesadaran (intuisionisme) dan sebaliknya. Menurutnya, kesenjangan logika di dalam utilitarianisme hanya dapat diatasi oleh intuisionisme. Tidaklah cukup untuk melihat bahwa kebahagiaan ialah tujuan akhir rasional semata bagi agen yang sadar seperti diyakini oleh utilitarianisme. Sebaliknya, intuisionisme membutuhkan utilitarianisme. Dua intuisi primer nalar, kebijaksanaan (prudence) dan kebajikan (benevolence) selalu mengarah kepada kebaikan (good). Kesimpulan Sidgwick adalah bahwa dua sekolah pemikiran ini bukan hanya hadir bersama dan saling bertentangan, tetapi saling membutuhkan baik secara logis maupun praktis.

References

Bowring J. (ed.), The Works of Jeremy Bentham, Vol.2, Russell & Russell, New York 1962.
CD-ROM DATABASES, Past Masters: The Complete Works and Select Correspondence of Henry Sidgwick, InteLex Corporation, Charlottesville – VA 1992 ( ME7 = The Methods of Ethics, Seventh edition).
Hudson W. D., Ethical Intuitionism, St. Martin’s Press, Macmillan 19702 [1967].
McMahan, Jeff, “Moral Intuition”, in The Blackwell Guide to Ethical Theory, edited by Hugh LaFollette, Blackwell Publishers Inc., Malden, Massachusetts – USA 2000: 93-95.
Mill, John Stuart, Utilitarianism, Great Books in Philosophy, Prometheus Books, New York 1987.
Moore, George E., Ethics, Williams & Norgate, London 1947.
Raphael, D. D. (ed.), British Moralists I: Hobbes-Gay, Hackett Publishing Company Inc., Indianapolis/Cambridge 1991.
________________, British Moralists II: Hume-Bentham and Index, Hackett Publishing Company Inc., Indianapolis/Cambridge 1991.
Rescher, Nicholas, Philosophical Reasoning: A Study in the Methodology of Philosophizing, Blackwell Publishers, Massachusetts-USA & Oxford-UK 2001.
Robson, J. M. (ed.), Collected Works of John Stuart Mill, vol. X, Routledge, London and New York 19962 [1969].
Schneewind, Jerome B., Sidgwick’s Ethics and Victorian Moral Philosophy, Clarendon Press, Oxford 1977.
Sidgwick, Henry, The Methods of Ethics, Thoemmes Press, Bristol 1996 [1874].
Whewell, William, Elements of Morality, including Polity, Deighton, Bell, Cambridge 18644 [1845].
______________, Lectures on the History of Moral Philosophy in England and Additional Lectures on the History of Moral Philosophy, Thoemmes, Bristol 19902 [1852].
Published
2019-12-20
Section
Articles